Minggu, 25 Oktober 2009

Ilmuwan Pecahkan Kecepatan Cahaya

INILAH.Com, Jakarta- Sepasang fisikawan Jerman mengklaim telah mampu melebihi kecepatan cahaya, sebuah prestasi yang akan membantu pemahaman kita akan ruang dan waktu.
Menurut teori relativitas khusus Einstein, untuk mencapai kecepatan cahaya dibutuhkan jumlah energi yang sangat besar dalam mendorong sebuah obyek melebihi kecepatan 186.000 mil per detik.
Namun Dr Gunter Nimtz dan Dr Alfons Stahlhofen dari University of Koblenz mengatakan mereka mungkin telah berhasil melebihi prinsip kunci dari teori itu.
Pasangan itu mengatakan telah melakukan eksperimen di mana foton microwave (paket energik cahaya) menghilang secara instan di antara sepasang prisma yang berpindah sejauh tiga kaki.
Kemampuan menempuh perjalanan lebih cepat daripada kecepatan cahaya itu bisa menghadirkan berbagai konsekuensi aneh.
Para ilmuwan sedang menyelidiki fenomena yang disebut terowongan kuantum yang memungkinkan partikel subatom untuk dipecah. Dan tampaknya hal ini melanggar hukum fisika yang berlaku.
Dr Nimtz mengatakan kepada majalah New Scientist, "ini adalah satu-satunya pelanggaran teori relativitas khusus yang saya ketahui."

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar