Selasa, 13 Oktober 2009

Rusia Upayakan Umur ISS Hingga 2015


KOROLYOV - Rusia berharap dapat mempertahankan Stasiun Luar Angkasa Internasional (ISS) untuk tetap bertengger hingga tahun 2015, meski Amerika berencana untuk mempensiunkan pesawat luar angkasanya.

Seperti dikutip melalui Reuters, Senin (12/10/2009), para petinggi badan luar angkasa dunia akan mengadakan pertemuan pada bulan Maret 2010. Kemungkinan pertemuan ini akan berlangsung di Jepang untuk membahas masa depan ISS.

"Isu paling besar yang akan dibahas di sana adalah kemungkinan memperpanjang masa operasi ISS dan masih bisa digunakan hingga tahun 2015. Saya rasa, rencana ini akan mendapatkan dukungan banyak negara," ujar Kepala Program Luar Angkasa Rusia Alaxei Krasnov.

Rusia selama ini bermitra dengan badan luar angkasa negara lain seperti Amerika (NASA), Eropa, Jepang dan Kanada. NASA sendiri akan menghentikan operasional pesawatnya pada tahun 2011 setelah enam kali misi lagi dilakukan. Enam misi tersebut untuk menyelesaikan proyek konstruksi senilai USD100 juta.

Pensiunnya pesawat luar angkasa NASA sedikit banyak akan berimbas pada Rusia. Pasalnya, segala beban yang selama ini ditanggung oleh NASA akan menjadi tanggung jawab Rusia. ISS sendiri saat ini berada di orbit 360 km atau 225 mil di atas bumi.

Jika rencana ini berhasil, ke depan NASA akan bergantung kepada Roscosmos (badan luar angkasa Rusia). Bahkan NASA diwajibkan untuk membayar USD50 juta setiap kali menumpang Soyuz untuk berangkat ke ISS.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar